Film Spider-Man: No Way Home. FOTO: MARVEL STUDIOS
JAKARTA - Dua pekan setelah menghentikan rilis bioskop "Morbius" di Rusia, Sony Pictures mengumumkan mereka juga menghentikan semua bisnis lain di negara itu setelah invasi Rusia ke Ukraina.
Langkah ini termasuk rilis hiburan rumah, seperti hit box office "Spider-Man: No Way Home," dan kesepakatan distribusi televisi apa pun.
Crunchyroll juga telah menangguhkan layanan streaming anime di Rusia.
“Kami mendukung banyak bisnis di seluruh dunia yang kini telah menghentikan operasi bisnis mereka di Rusia, dan untuk mendukung upaya kemanusiaan yang saat ini sedang berlangsung di Ukraina dan wilayah sekitarnya,” tulis ketua dan CEO Sony Pictures Entertainment Tony Vinciquerra dalam memo kepada staf, Jumat (11/3/2022).
“Dua minggu lalu, kami menghentikan rilis bioskop mendatang `Morbius` di Rusia. Sejak itu kami juga telah menghentikan rilis hiburan rumah yang direncanakan, termasuk `Spider-Man: No Way Home,` dan kesepakatan distribusi televisi di masa mendatang. Dan baru pagi ini, Crunchyroll menangguhkan layanan streaming animenya di Rusia,” demikian pengumuman lanjutan seperti dikutip dari Variety.
Sony Group Corporation juga telah menyumbangkan $2 juta kepada Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi dan LSM internasional Save the Children. Mereka memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat di Ukraina.
“Pikiran dan doa kami tetap bersama mereka yang terkena dampak dan harapan kami bahwa resolusi damai dapat segera ditemukan,” kata Vinciquerra.
Disney mengumumkan keputusannya untuk menghentikan sementara semua bisnis di Rusia pada Kamis (10/3/2022), setelah juga menarik rilis tayang bioskopnya.
Ini mencakup beberapa saluran linier dan merek konsumen, serta pelabuhan kapal pesiar di St. Petersburg. Namun, staf Disney yang berbasis di Rusia akan terus dipekerjakan.
Perusahaan hiburan lain, seperti Amazon, Netflix, dan WarnerMedia, juga telah menghentikan bisnis di Rusia sebagai tanggapan atas invasi negara tersebut ke Ukraina. (*)