Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi (foto:ist)
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food agency (NFA), Arief Prasetyo Adi menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait, guna mengurai kisruh minyak goreng.
Rapat menyepakati pencantuman label harga pada kemasan minyak goreng.
"Untuk mengatasi situasi ini, semua pihak yang berkepentingan, khususnya para pelaku usaha minyak goreng perlu duduk bersama menyamakan semangat untuk memberikan service level yang baik kepada masyarakat," kata Arief, seperti dikutip media, Jumat (11/3/2022).
Menurut Arief, rapat koordinasi bertujuan untuk mencegah spekulasi kenaikan harga jual yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan langkah tersebut, lanjut dia, diharapkan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang sesuai dengan HET.
Sementara itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian minyak goreng dalam jumlah besar atau panic buying guna menghadapi isu kelangkaan minyak goreng.
"Saya imbau masyarakat tidak perlu panic buying. Beli secukupnya. Kalau kebutuhan biasanya order dua pouch empat liter untuk satu rumah, ya tidak usah beli sampai dua bahkan tiga karton," ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
Hal tersebut mengingat Mendag berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan minyak goreng dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).