• Bisnis

NFA Bersinergi dengan ID FOOD Percepat Ketersediaan 9 Bahan Pangan Strategis

Eko Budhiarto | Selasa, 01/03/2022 13:15 WIB

 NFA Bersinergi dengan ID FOOD Percepat  Ketersediaan 9 Bahan Pangan Strategis Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi (kanan)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) bersinergi dengan Holding BUMN Pangan ID FOOD guna mempercepat ketersediaan 9 bahan pangan strategis menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, diharapkan Holding Pangan ID FOOD bersama NFA turut mengamankan ketersediaan 9 bahan pangan strategis," ujar Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi dalam keterangannya, Selasa (1/3/2022).

Holding Pangan ID FOOD bersama NFA diharapkan dapat melakukan percepatan terhadap ketersediaan dan keterjangkauan pangan.

“Holding Pangan ID FOOD dapat bersinergi lakukan percepatan data stok dan harga pangan melalui platform dan sentralisasi dengan data pangan NFA,” ujar Arief.

Adanya data stok tersebut, menurut Arief, menjadikan NFA memiliki data sentral yang valid, di tingkat produsen dan konsumen. Data ini sangat dibutuhkan untuk mitigasi risiko kelangkaan bahan pokok pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan.

“Seperti stok daging, Ayam, telur, permintaan meningkat menjelang Ramadhan, oleh karenanya perlu penyelarasan data segera untuk solusi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Arief.

Arief menambahkan, ID FOOD juga dapat menyelaraskan platform data komoditas pangan lainnya yang dikelola. Tak hanya itu, diharapkan adanya data proyeksi panen setiap komoditas.

“Dari proyeksi data panen di Holding Pangan yang disentralisasikan dalam platform, maka NFA dapat memprediksi kapan waktunya penugasan kepada BUMN Pangan,”kata Arief.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT RNI (Persero) / Holding Pangan ID FOOD Endang Suraningsih mengatakan siap eksekusi, validasi dan sinkronisasi data pangan bersama NFA.

“ID FOOD siap mengeksekusi kebijakan - kebijakan regulasi Badan pangan nasional/NFA, mengembangkan platform data pangan dan sinkronisasi dengan NFA,” kata Endang.


Keywords :


NFA Arief Prasetyo Adi
.