• News

Erdogan: Turki Menentang Penargetan Integritas Teritorial Ukraina

| Rabu, 23/02/2022 09:10 WIB

Erdogan: Turki Menentang Penargetan Integritas Teritorial Ukraina Presiden Turki Tayyip Erdogan. Foto: Reuters

JAKARTA - Presiden Mesir Tayyip Erdogan mengatakan kepada rekannya Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Selasa bahwa Turki menentang setiap keputusan yang menargetkan integritas teritorial Ukraina. Hal itu dikemukakan Erdogan setelah Rusia mengatakan pihaknya mengakui dua wilayah di Ukraina timur sebagai wilayah yang merdeka.

Langkah Presiden Rusia Vladimir Putin telah mendorong Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk mempertimbangkan kemungkinan sanksi terhadap Rusia. Turki, yang memiliki perbatasan laut dengan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam, pada prinsipnya menentang sanksi.

Dalam sebuah pernyataan kepresidenan Turki, Erdogan mengulangi bahwa Turki menganggap keputusan Rusia tidak dapat diterima selama pembicaraan dengan Zelenskiy dan menyerukan "untuk semua sumber daya diplomasi digunakan di arena internasional" untuk menyelesaikan krisis.

Tidak disebutkan apakah Erdogan telah membahas sanksi dengan Zelenskiy melalui telepon.

Sebelumnya, Jepang mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya siap untuk bergabung dengan Amerika Serikat dan negara-negara industri G7 lainnya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, jika Presiden Vladimir Putin memerintahkan invasi ke Ukraina.

Konfirmasi dari negara dengan perekonomian nomor tiga dunia itu datang ketika krisis di Eropa memburuk, dengan pemimpin Rusia memerintahkan pasukan ke dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina Timur yang sekarang diakui Rusia sebagai negara merdeka. Selain Jepang dan Amerika, negara lain yang siap menjatuhkan sanksi adalah Inggris.