• News

Situasi Ukraina Memburuk, China Larang Warganya ke Daerah Konflik

| Rabu, 23/02/2022 02:10 WIB

Situasi Ukraina Memburuk, China Larang Warganya ke Daerah Konflik Menteri Luar Negeri China, Wang Yi. Foto: Reuters

JAKARTA - China prihatin dengan situasi "memburuk" di Ukraina. Menteri Luar Negeri Wang Yi mengulangi seruannya kepada semua pihak untuk menahan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog. Wang, yang juga seorang anggota Dewan di negara bagian China mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melalui panggilan telepon bahwa masalah keamanan yang sah dari negara mana pun harus dihormati.

"Situasi di Ukraina memburuk," kata Wang kepada Blinken. "China sekali lagi meminta semua pihak untuk menahan diri."

Dalam panggilan tersebut, Blinken menggarisbawahi perlunya menjaga kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina di tengah konflik Rusia. "Agresi," kata Ned Price, juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Sebelumnya pada hari Selasa, kedutaan besar China di Ukraina memperingatkan warganya di sana untuk tidak menjelajah ke daerah yang tidak stabil, tetapi tidak memberi tahu mereka untuk pergi, karena banyak negara lain telah menasihati warganya sendiri.

"Kedutaan Besar China di Ukraina telah mengeluarkan peringatan kepada warga dan perusahaan China untuk memperkuat tindakan pencegahan keamanan," kata Wang Wenbin, juru bicara kementerian luar negeri.

Kedutaan akan memastikan bahwa kebutuhan makanan warga negara China di Ukraina terpenuhi tepat waktu, kata Wang pada konferensi pers reguler sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang kapan China akan menarik warganya. China mengikuti dengan cermat situasi yang berkembang di Ukraina, Wang mengatakan pada pengarahan itu, yang menarik lebih banyak wartawan dari biasanya.