New York Fashion Week akan mewajibkan penggunaan masker musim ini. Foto: Reuters
JAKARTA - Para fashionista akan melengkapi pakaian mereka dengan kewajiban mengenakan masker untuk menghadiri New York Fashion Week musim ini. Penyelenggara juga menegaskan untuk mematuhi protokol ketat COVID-19 yang diberlakukan untuk pertunjukan panggung yang lebih kecil.
Dengan kembalinya ke pertunjukan fisik pada bulan September setelah pekan mode virtual sebelumnya selama pandemi, penyelenggara mengadakan pertunjukan dalam kondisi "new normal" dengan memadukan pertunjukan langsung dan virtual.
Desainer seperti Michael Kors, Carolina Herrera, dan Christian Siriano akan menampilkan kreasi terbaru mereka secara langsung selama acara pada 11-16 Februari, menurut IMG Fashion yang menyelenggarakan New York Fashion Week: The Shows.
Lainnya seperti Badgley Mischka dan Tadashi Shoji akan menyediakan rilis digital, semuanya ingin memanfaatkan melonjaknya permintaan barang-barang mewah karena pelanggan keluar rumah setelah masa pem,,batasan Covid.
"Ini normal baru. Musim ini akan ada pemakaian masker dalam ruangan yang akan menjadi persyaratan di semua pertunjukan, bukti vaksinasi, itu akan menjadi keharusan," Noah Kozlowski, direktur hubungan desainer dan pengembangan di IMG Fashion, mengatakan kepada Reuters.
"Mereka yang memenuhi syarat untuk divaksin akan diminta untuk menunjukkan buktinya. Jika tidak, mereka harus melakukan tes PCR dalam waktu 48 jam atau tes Antigen dalam waktu enam jam."
Seperti musim lalu, daftar tamu lebih sedikit dengan rata-rata sekitar 200 penonton. "Tantangan terbesar adalah bagi para pembuat keputusan tentang siapa yang akan menghadiri pertunjukan karena secara keseluruhan akan ada penurunan kapasitas yang serupa dengan apa yang kita lihat musim lalu," kata Kozlowski.
Beberapa desainer absen dari jadwal. Tom Ford membatalkan pertunjukannya sementara Thom Brown menundanya hingga April karena COVID-19.
New York, yang memulai kalender catwalk musiman, dikenal dengan merek-merek mapan dan label pakaian jalanan yang lebih baru. "Fashion Amerika tidak pernah sekuat sekarang ini," kata direktur gaya Women`s Wear Daily Alex Badia. Setelah New York, sesama ibu kota mode London, Milan, dan Paris juga merencanakan jadwal pertunjukan langsung yang padat.