Petenis Peng Shuai (Foto: detik.comk
JAKARTA - Pemain tenis China Peng Shuai kembali membantah bahwa dia pernah menuduh siapa pun melakukan kekerasan seksual. Dia menambahkan bahwa dia sendiri telah menghapus posting media sosialnya pada bulan November yang tampaknya membuat klaim seperti itu.
Keselamatan Peng, atlet Olimpiade selama tiga kali, menjadi perhatian pada November ketika dia muncul di media sosial dan menyatakan bahwa mantan wakil perdana menteri China, Zhang Gaoli, telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya di masa lalu.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Prancis L`Equipe di sebuah hotel di Beijing, Peng mengatakan: "Saya tidak pernah mengatakan ada orang yang melakukan pelecehan seksual terhadap saya dengan cara apa pun."
Postingan media sosial Peng, dihapus dengan cepat setelah online, menyebabkan Asosiasi Tenis Wanita menangguhkan turnamen di China dan menyebabkan kecaman internasional tentang keselamatannya.
Sebuah sumber di Komite Olimpiade Internasional mengkonfirmasi Peng telah bertemu dengan Presiden Olimpiade Thomas Bach untuk makan malam pada hari Sabtu, 5 Februari 2022 di dalam gelembung Olimpiade Musim Dingin di Beijing.
IOC akan mengeluarkan pernyataan tentang Peng pada hari ini, Senin, 7 Februari 2022, kata sumber tersebut kepada Reuters.