Visa Hallyu untuk pelajar yang ingin belajar K-Pop di Korea secara langsung. (Foto: google.com)
JAKARTA - Kementerian Kehakiman Korea Selatan pada tahun ini akan segera memperkenalkan visa baru yang disebut "visa Hallyu" yang dikhususkan untuk siswa internasional yang ingin belajar lebih banyak tentang Hallyu, atau gelombang Korea.
Pelajar asing akan dapat menerima visa jangka pendek satu hingga dua tahun dengan mendaftar di lembaga swasta lokal seperti akademi tari atau drama.
Awalnya, orang asing dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan visa dengan mendaftar di universitas lokal, menandatangani kontrak dengan agensi hiburan seperti segnsi K-pop SM Entertainment atau mendapatkan pekerjaan.
Visa Hallyu mendapat respon positif dari para penggemar di luar negeri, terutama di China dimana berita terkait visa tersebut mencatat lebih dari 3 juta pencarian dalam satu hari.
“Saya selalu kecewa karena tidak ada kesempatan bagi saya untuk belajar menari secara profesional di Korea,” kata Yang Xu, orang China yang bercita-cita menjadi penari di grup K-pop, dalam wawancara dengan Ilbo.
Masyarakat Korea juga menanggapi visa tersebut dengan sangat antusias, karena senang akan banyak orang yang belajar tentang budaya Korea.
“Ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk mempromosikan K-pop dengan [orang asing] datang ke Korea untuk belajar tentang [Hallyu],” kata Kim Young-jin dilansir dari Yonhap.
Namun, ada juga masyarakat yang menunjukan rasa keprihatinannya bahwa orang asing dapat menyalahgunakan visa tersebut sebagai alasan untuk berlibur di Korea atau bahwa visa tersebut akan memungkinkan orang asing untuk tinggal di Korea dengan mudah.
Kementerian Kehakiman mengatakan bahwa rincian visa, seperti tanggal implementasi dan kelayakan, akan diselesaikan di kemudian hari, setelah diskusi menyeluruh.