Vaksin produksi Novavax AS (foto: Reuters/ bbc.com)
JAKARTA - Pemerintah Inggris menyetujui vaksin virus corona kelima pada hari Kamis untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas.
Vaksin Nuvaxovid, yang diproduksi oleh perusahaan AS Novavax, adalah vaksin virus corona berbasis protein pertama dan memberikan tingkat perlindungan 90% terhadap virus dan berbagai mutasi, kata Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA).
“Persetujuan kami terhadap Nuvaxovid hari ini mengikuti tinjauan ketat terhadap keamanan, kualitas dan efektivitas vaksin ini, dan saran ahli dari badan penasihat ilmiah independen pemerintah, Komisi Obat-obatan Manusia,” kata June Raine, kepala eksekutif MHRA seperti dilansir Anadolu Agency.
Komisi Independen untuk Pengobatan Manusia juga mengkonfirmasi manfaat dari vaksin Nuvaxovid, dan menyarankan penduduk untuk menerimanya jika mereka ditawari suntikan.
“Nuvaxovid berbeda dengan vaksin Covid-19 lain yang saat ini digunakan di Inggris karena menggunakan teknologi berbasis protein rekombinan yang telah digunakan selama bertahun-tahun dalam pengembangan vaksin untuk mencegah penyakit lain, misalnya Hepatitis B,” kata Sir Munir. Pirmohamed dari Komisi.
Menteri Kesehatan Sajid Javid menggambarkan perkembangan itu sebagai "bukti" dari "keahlian sains dan penelitian terkemuka dunia" di Inggris.
Namun, suntikan itu tidak akan segera tersedia karena peninjauan harus dilakukan oleh Komite Gabungan untuk Vaksinasi dan Imunisasi dan atas pertimbangan, vaksin akan diluncurkan ke rumah sakit, klinik, dan apotek di seluruh negeri.
Gugus Tugas Vaksin Inggris memesan 60 juta dosis vaksin Nuvaxovid pada tahun 2020 yang diharapkan pada paruh kedua tahun 2021.
Pengiriman, bagaimanapun, dilanda penundaan karena masalah manufaktur dan proses regulasi AS.
Vaksin Covid-19 yang saat ini disetujui untuk digunakan di Inggris adalah Moderna, Oxford/AstraZeneca, Pfizer/BioNTech, dan Janssen Johnson & Johnson.