Bagian Tembok Besar sepanjang dua meter runtuh setelah gempa berkekuatan 6,9 skala Richter melanda Provinsi Qinghai, China Barat Laut pada Sabtu tengah malam di kedalaman 10 kilometer.(foto: report.az)
JAKARTA - Sabtu pagi yang lalu, gempa bumi kuat berkekuatan 6,9 derajat di provinsi barat Qinghai di Cina, yang menyebabkan kerusakan pada Tembok Besar Cina dan menyebabkan sembilan orang terluka, seperti yang dikonfirmasi oleh media lokal dan dilansir media Americanpost.
Menurut China Seismological Networks Center (CENC), gempa tersebut terjadi sekitar pukul 01.45 WIB di distrik Menyuan, di area “penduduk yang tersebar” lebih dari 3.600 meter di atas permukaan laut, dengan pusat gempa sedalam 10 kilometer.
Gempa baru ini tercatat hanya satu minggu setelah gempa berkekuatan 5,4 di China yang meninggalkan kerusakan signifikan dan lebih dari 20 orang terluka.
Setelah gempa berkekuatan 6,9 SR, dua meter benteng kuno Tembok Besar China di daerah Shandan, provinsi Gansu, 114 kilometer dari pusat gempa yang tercatat di daerah Menyuan runtuh.
Meskipun pusat gempa terjadi di daerah yang jarang penduduknya, total 217 rumah rusak, demikian juga dengan bagian jalan lokal, jembatan dan pipa pasokan air, kantor berita Xinhua melaporkan.
Selain kerusakan tersebut, sembilan orang luka-luka, delapan di antaranya diperbolehkan pulang pada Minggu sore setelah mendapat pertolongan medis.
Sementara itu, pihak berwenang sedang mengevaluasi kerusakan setelah gempa.