Kapal kargo Denmark Karin Hoej terbalik setelah bertabrakan dengan kapal kargo Inggris Scot Carrier antara Ystad dan Bornholm di Laut Baltik pada 13 Desember 2021. (Foto: Reuters)
JAKARTA - Dua awak kapal kargo Inggris ditahan karena terlalu banyak minum alkohol yang menyebabkan bertabrakan dengan kapal kargo Denmark di Laut Baltik dan menewaskan sedikitnya satu orang, kata jaksa Swedia.
Dua awak Scot Carrier, seorang warga Inggris dan seorang warga Kroasia, tetap ditahan pada Selasa sebagai bagian dari penyelidikan awal. Jaksa memiliki waktu hingga Kamis untuk memutuskan apakah akan menahan para tersangka lebih lama.
Otoritas Penuntutan Swedia sedang menyelidiki beberapa dugaan kejahatan atau kelalaian dalam lalu lintas laut, menyebabkan kematian karena kelalaian, dan keracunan laut.
"Tersangka yang ditahan keduanya positif mengonsumsi alkohol, Satu orang diduga mabuk laut berat berdasarkan tindakan sehubungan dengan kecelakaan itu," kata Jaksa Penuntut Umum Tomas Olvmyr dilansir dari Reuters.
Diketahui pada Senin pagi sebuah kapal kargo sepanjang 55 meter terbalik ketika menabrak Scot Carrier sepanjang 90 meter di lepas pulau Bornholm dalam kabut dan kegelapan.
Salah satu dari dua anggota awak Denmark dari tongkang yang terbalik ditemukan tewas di lambung kapal. Anggota kru lainnya masih hilang dan upaya penyelamatan dihentikan setelah kapal dan helikopter menjelajahi perairan tanpa hasil pada hari Senin.
Hingga saat ini, pengacara yang mewakili tersangka Kroasia belum berbicara dengan kliennya, dengan wawancara dijadwalkan Selasa sore. Begitupun dengan pengacara tersangka asal Inggris yang sulit dihubungi.