Menlu Prancis, Azerbaijan dan Armenia Bahas Karabakh

Akhyar Zein | Kamis, 11/11/2021 16:18 WIB
Menlu Prancis, Azerbaijan dan  Armenia Bahas Karabakh Seorang pria Azerbaijan mengibarkan bendera Azerbaijan dan bendera Turki di Baku, Azerbaijan (foto: AP)

Katakini.com,-Para menteri luar negeri Prancis, Azerbaijan dan Armenia bertemu Rabu di Paris untuk membahas wilayah Karabakh di barat daya Azerbaijan.

Menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengadakan pertemuan terpisah dengan Jeyhun Bayramov dan Ararat Mirzoyan dan mereka kemudian mengadakan pertemuan trilateral sebagai bagian dari Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE) Minsk Group.

Prancis berusaha berkontribusi untuk memperkuat dialog antara para pihak dan membangun perdamaian abadi di Kaukasus Selatan, kata pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa Le Drian ingin melanjutkan dialog dengan Azerbaijan dan Armenia.

Pembebasan Karabakh

Hubungan antara bekas republik Soviet di Armenia dan Azerbaijan telah tegang sejak tahun 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, juga dikenal sebagai Karabakh Atas, sebuah wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Bentrokan baru meletus pada 27 September 2020, dengan tentara Armenia menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan dan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Pertempuran berakhir dengan kesepakatan yang ditengahi Rusia pada 10 November 2020.

Selama konflik 44 hari, Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan 300 pemukiman dan desa yang diduduki oleh Armenia selama hampir 30 tahun.(AA)