Ilustrasi ( gambar: tempo.co)
Katakini.com,- Sebuah perusahaan Internet besar Israel diretas, menyebabkan "kelumpuhan total", menurut media Israel pada hari Sabtu.
Surat kabar Yedioth Ahronoth mengatakan kelompok Black Shadow, yang diyakini orang Iran, berada di balik peretasan Cyberserve Israel, sebuah perusahaan hosting web Israel yang telah beroperasi sejak 1997.
Data yang disita oleh peretas mencakup berbagai perusahaan seperti operator tur Pegasus, blog Cannes, dan lainnya.
Black Shadow Group juga bertanggung jawab atas serangan tahun lalu terhadap perusahaan Israel, terutama Shirbit Insurance dan KLS Auto Finance.
Pada hari Selasa, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa kelompok Iran lainnya bernama Tongkat Musa telah membocorkan rincian yang akurat, termasuk nama, alamat, pangkat, dan unit ratusan tentara dan perwira Israel.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah pihak berwenang Iran melaporkan serangan siber besar-besaran pada sistem pompa bensin negara itu, yang mengganggu penjualan bahan bakar bersubsidi kepada konsumen.
Baru-baru ini, Asosiasi Produsen (bertanggung jawab atas lebih dari 95% produksi industri di Israel) mengumumkan bahwa ratusan perusahaan Israel membayar peretas lebih dari $1 miliar sebagai tebusan pada tahun 2020.(AA)