• Ototekno

Perusahaan Startup Israel Luncurkan Pesawat Listrik Pertamanya

| Selasa, 19/10/2021 21:32 WIB

Perusahaan Startup Israel Luncurkan Pesawat Listrik Pertamanya Sebuah rendisi dari AIR ONE, kendaraan lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) listrik dua tempat duduk yang ingin dijual oleh perusahaan rintisan Israel AIR kepada konsumen terutama di pasar AS pada 2024. (Foto: CNA)

Katakini.com - Perusahaan Startup asal Israel AIR meluncurkan pesawat listrik pada hari Selasa 19/10, pesawat tersebut menjadi produk pertama yang lepas landas dan mendarat secara vertikal (eVTOL) namun mudah dioperasikan.

Hal itu bertujuan untuk dijual langsung ke konsumen terutama di Amerika Serikat mulai tahun 2024.

AIR telah bekerja dengan Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) selama dua tahun dan mengharapkan untuk memperoleh sertifikasi pada akhir tahun 2023 untuk AIR ONE, eVTOL dua tempat duduk, 970 kg (2.138 lb), yang akan memiliki jangkauan penerbangan dari 110 mil (177 km), seperti yang dilaporkan dari CNA.

Tahun lalu, AIR mengumpulkan dana awal di bawah US$10 juta dan telah menjalankan uji coba kendaraan tanpa awak. 

Semakin banyak investor dan perusahaan penerbangan telah memasuki ruang mobilitas udara perkotaan yang panas tetapi belum disetujui dan jumlah startup eVTOL telah berkembang biak.

Chief Executive Rani Plaut mengatakan perbedaannya dengan AIR adalah bahwa ia akan dijual kepada konsumen yang dapat menggunakan perangkat lunak "fly by intent" untuk terbang tanpa pilot yang terlatih sepenuhnya.

"Fokus kami sepenuhnya pribadi," katanya. "Kami tidak berbicara tentang penerbangan komersial, kami berbicara tentang orang-orang yang menggunakan ini karena mereka menggunakan mobil."

Amerika Serikat memiliki banyak wilayah udara terbuka yang menjadikannya pasar pertama yang cocok untuk AIR ONE. Plaut mengatakan AIR mengharapkan permintaan bisa mencapai 15.000 kendaraan per tahun.

AIR saat ini sedang mengumpulkan dana tambahan untuk melewati proses sertifikasi FAA, tetapi tidak mengungkapkan berapa banyak.