Koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan udara di ibu kota Yaman setelah menggagalkan serangan drone Houthi pada Maret 2021 (foto: Reuters)
Katakini.com,- Puluhan pemberontak Houthi tewas dalam serangan koalisi pimpinan Saudi di provinsi Marib tengah Yaman dalam 24 jam terakhir, kata koalisi pada Senin.
Koalisi Saudi melakukan 33 serangan udara terhadap Houthi di distrik Al-Abdiyah di Marib.
"Lebih dari 156 pemberontak tewas dan delapan kendaraan militer hancur dalam serangan itu," tambah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita negara Saudi SPA.
Tidak ada komentar dari kelompok Houthi atas pernyataan koalisi tersebut.
Pada Minggu, koalisi Arab mengatakan telah membunuh 400 pemberontak lewat serangan udara di distrik Al-Abdiyah dalam lima hari terakhir.
Pemberontak Houthi telah melakukan pengepungan di distrik Al-Abdiyah dalam beberapa pekan terakhir, di tengah pertempuran dengan pasukan pemerintah Yaman, yang didukung koalisi pimpinan Saudi.
Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.
Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara yang menghancurkan yang bertujuan untuk merebut wilayah dari Houthi.
Kondisi itu menjadikan Yaman sebagai negara dengan krisis kemanusiaan terburuk di dunia
Hingga kini tercatat 233.000 orang tewas, hampir 80 persen atau sekitar 30 juta warga membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, dan lebih dari 13 juta dalam bahaya kelaparan, menurut perkiraan PBB.(AA)