• News

Sekitar 450 juta serangan siber berhasil diatasi selama Olimpiade Tokyo

akhyar | Rabu, 06/10/2021 13:40 WIB

Sekitar 450 juta serangan siber berhasil diatasi selama Olimpiade Tokyo Ilustrasi serangan siber (foto: wrestlingtv.in)

Katakini.com,- Sekitar 450 juta serangan siber berhasil dihindari pada Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.

Media melaporkan upaya serangan ke web resmi dan sistem panitia berhasil diblokir setiap kali terjadi, media lokal melaporkan Selasa.

Upaya serangan siber terjadi dari pembukaan Olimpiade pada 23 Juli hingga penutupan Paralimpiade pada 5 September, kata laporan tersebut.

“Berkat berbagi informasi dan tindakan pencegahan yang diambil oleh para pihak, kami dapat mencegah serangan siber tanpa menyebabkan kerusakan apa pun,” ujar panitia penyelenggara dalam sebuah pernyataan.

National Center of Incident Readiness and Strategy for Cybersecurity (NISC), yang berafiliasi dengan pemerintah Jepang, melaporkan bahwa jalannya turnamen tidak terpengaruh oleh serangan tersebut, meskipun ada banyak upaya untuk masuk secara tidak sah ke dalam kompetisi, termasuk pembukaan dan penutupan upacara.

Menurut kantor berita Kyodo, Trend Micro, sebuah perusahaan keamanan internet besar, mengumumkan bahwa jumlah serangan olahraga akbar di Jepang ini lebih sedikit dibandingkan dengan Olimpiade Musim Panas London 2012 dan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018.

Faktanya Olimpiade Tokyo diadakan tanpa penonton karena pandemi Covid-19, perusahaan menilai bahwa "peretas tidak dapat menggunakan informasi tiket dan penonton secara ilegal."

Kyodo mengatakan Olimpiade London mencatat jumlah tertinggi serangan siber mencapai 200 juta kali dan serangan terhadap semua organisasi terkait berjumlah sekitar 2,3 miliar.

Sementara selama Olimpiade PyeongChang, ada percobaan sebanyak 600 juta serangan siber.(AA)