Taiwan batalkan 100 Penerbangan karena masih waspada Topan Chanthu. Foto: CNA
TAIPEI - Topan Chanthu melemah pada Sabtu 11/09/2021 saat mendekati pantai timur Taiwan kata ahli meteorologi, tetapi angin kencang menyebabkan lebih dari 100 penerbangan dan feri dibatalkan.
Chanthu dengan cepat membentuk topan super hanya dalam 48 jam awal pekan ini mengancam Filipina dan Taiwan.
"Taiwan akan berada di bawah pengaruh topan mulai malam ini hingga sepanjang hari besok karena angin dan hujan diperkirakan akan meningkat di seluruh (pulau)" kata peramal cuaca Wu Wan-hua.
Pusat badai diperkirakan akan melakukan perjalanan ke pesisir timur Taiwan dalam semalam tetapi tetap berada di laut.
Pada 1200 GMT, Chanthu berada 100 km di timur ujung paling selatan Taiwan, dengan kecepatan angin hingga 198 km jam.
Dikutip dari CNA, Sekitar 2.000 orang di daerah rawan longsor di daerah Hualien timur telah dievakuasi dan pihak berwenang juga menutup beberapa bagian jalan raya di daerah tersebut.
Sekitar 100 penerbangan lokal dan internasional, serta layanan feri ke beberapa pulau lepas pantai, ditangguhkan pada hari Sabtu, menurut pusat operasi darurat pusat.
Kementerian pertahanan mengatakan pihaknya memiliki 31.000 tentara yang bersiaga untuk pekerjaan bantuan topan jika diperlukan.