• News

Indonesia Terima 80 Juta Dosis Vaksin Pada September

Akhyar Zein | Selasa, 24/08/2021 15:38 WIB
Indonesia Terima 80 Juta Dosis Vaksin Pada September Kontainer berisi vaksin Covid-19 SinoVac diturunkan dari pesawat kargo milik maskapai Garuda Indonesia Airlines di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 12 Januari 2021. ( foto: Ditjen IKP Kominfo/aa.com.tr) )

Jakarta, Katakini.com,- Indonesia akan menerima sebanyak 80,7 juta dosis vaksin Covid-19 pada September 2021 untuk program vaksinasi nasional.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan jumlah stok vaksin yang akan tiba di Indonesia akan lebih banyak dalam beberapa bulan ke depan dan pemerintah menjamin kebutuhan vaksin di seluruh daerah dapat terpenuhi.

Selain itu, sebanyak 19,5 juta dosis vaksin Covid-19 dijadwalkan akan tiba hingga Akhir Agustus sehingga total vaksin yang diterima Indonesia pada bulan ini saja mencapai 67,6 juta dosis.

Jenis vaksin yang akan datang dalam dua bulan ke depan yakni Sinovac, AstraZeneca, serta Pfizer dari pembelian secara langsung, kerja sama multilateral melalui Covax Facility, maupun bantuan langsung dari sejumlah negara.

September akan menjadi ‘peak’ di mana kita akan mendapatkan stok vaksin lebih banyak, oleh karena itu masyarakat dan pemerintah daerah tidak perlu khawatir,” kata Budi melalui konferensi pers virtual, Selasa.

Menkes Budi meminta agar pemerintah daerah tidak lagi menahan stok vaksin yang telah didistribusikan dan segera menyuntikkannya kepada masyarakat.

Pasalnya, beberapa waktu belakangan ada sejumlah isu terkait kurangnya stok vaksin Covid-19 di daerah.

Budi menuturkan hal tersebut terjadi karena beberapa daerah khawatir stok vaksin tidak tersedia ketika mereka membutuhkan untuk penyuntikan dosis kedua.

Menurut dia, pemerintah telah mendistribusikan 116,4 juta dosis vaksin ke seluruh provinsi dan masih ada 8,1 juta dosis vaksin yang saat ini sedang didistribusikan, serta 5,8 juta dosis lainnya yang akan dikirimkan dalam waktu dekat.

Jumlah tersebut belum termasuk stok vaksin yang masih akan tiba dalam jumlah banyak hingga akhir Agustus dan September mendatang.

“Karena kita mendapat stok yang cukup banyak, tidak usah khawatir Agustus-September ini tidak dapat dosis kedua,” tutur dia.

Selain itu, Budi mengakui masih ada daerah yang stok vaksinnya menipis karena proses distribusi yang memakan waktu hingga satu minggu setelah tiba di ibu kota provinsi.

“Oleh karena itu untuk transparansi distribusi kami membuka data stok nasional hingga level kabupaten dan kota lewat situs vaksin Kementerian Kesehatan, jadi semua pihak bisa memantau dari sini,” tutur dia.

 

—Target 300 juta suntikan hingga akhir 2021

Dengan bertambahnya jumlah vaksin yang akan tiba, Indonesia juga menargetkan angka vaksinasi Covid-19 dapat mencapai 100 juta suntikan pada akhir Agustus ini.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan Indonesia telah menyuntikkan 91,1 juta dosis vaksin hingga Selasa, yang berarti sebanyak 8,9 juta dosis vaksin harus dapat disuntikkan dalam sisa waktu satu pekan.

Baru sebanyak 32,6 juta penduduk yang telah menerima vaksin secara lengkap atau setara dengan 15,67 persen dari target vaksinasi yang berjumlah 208,26 juta orang.

Selain itu, Budi juga menargetkan Indonesia dapat mencapai 300 juta suntikan vaksin pada akhir 2021, serta dapat menyelesaikan program vaksinasi nasional dan mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) pada Januari 2022.

Dengan target tersebut, kata dia, pemerintah harus mampu menyuntikkan rata-rata 1,3 juta hingga 1,4 juta dosis vaksin per hari.

“Kalau bisa (menyuntikkan) 50 juta dosis vaksin dalam sebulan, mungkin di akhir tahun bisa 300 juta. Itu sudah kira-kira 70 persen dari target kita. It’s a good ambition,” tutur dia.(AA)