• News

Presiden: Keterisian Tempat Tidur RS di Pulau Jawa Menurun

akhyar | Jum'at, 30/07/2021 10:20 WIB

Presiden: Keterisian Tempat Tidur RS di Pulau Jawa Menurun Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, yang diresmikan sebagai tempat isolasi dan perawatan bagi pasien Covid-19, Jumat (9/7/2021) ( foto: SETPRES)

Jakarta, Katakini.com - Presiden Joko Widodo mengklaim rasio keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di wilayah Pulau Jawa mulai menurun.

Jokowi mencontohkan keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta saat ini mencapai 38 persen dari sebelumnya lebih dari 90 persen.

"Tadi saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat.

Dia juga menyebut saat ini kasus-kasus Covid-19 di wilayah Pulau Jawa mulai melandai secara perlahan. Namun, kasus di luar Pulau Jawa mulai merangkak naik.

"Inilah memang varian delta penularannya sangat cepat sekali," tambah dia.

Jokowi pun menyatakan kebijakan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat merupakan keputusan yang sangat berat karena tidak ada jalan lain untuk menangani penyebaran varian Delta.

“Selalu yang kita jalankan adalah sisi kesehatannya bisa kita tangani tapi sisi ekonominya pelan-pelan harus kita jalankan,” kata dia.

Menurut dia, Indonesia tidak bisa menerapkan kebijakan lockdown atau menutup total seluruh kegiatan untuk menekan penyebaran.

Sebab, banyak masyarakat kecil yang terdampak dengan adanya kebijakan itu.

PPKM Darurat saja semi lockdown. Itu masih semi saja saya masuk kampung daerah semuanya menjerit minta untuk dibuka,” pungkas dia.

Pada Kamis, Indonesia melaporkan 43.479 kasus positif sehingga total kasus menjadi 3.331.206.

Sementara kasus sembuh bertambah 45.494 menjadi 2.686.170.

Pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri berjumlah 554 ribu orang dan 274 ribu orang lainnya berstatus sebagai ‘suspect’.

Penambahan kasus tertinggi dalam 24 jam terakhir terjadi di Jawa Barat sebanyak 7.519 kasus dan Jawa Timur sebanyak 5.506.

Sementara itu, angka vaksinasi telah mencapai 65,9 juta suntikan hingga Kamis dari total 208,2 juta penduduk yang menjadi target.

Jumlah suntikan tersebut terdiri dari 46,2 juta dosis pertama dan 19,6 juta dosis kedua.(AA)

Keywords :


Jokowi PPKM
.
lockdown BOR
.