Ilustrasi (foto: alodokter.com)
Jenewa, Katakini.com - Epidemiolog dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan varian Delta dari Covid-19, yang mematikan dan lebih menular daripada varian Alpha, akan berkembang menjadi varian lain.
"Varian Delta menyebar lebih cepat ketimbang varian lainnya dan sekarang ada di 96 negara," kata Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19.
Menurut dia, studi prevalensi nol yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa sebagian besar dunia masih tetap rentan terhadap infeksi, karena ketidakmerataan vaksinasi.
“Kami mulai melihat peningkatan [infeksi] lagi setelah 18 bulan menjadi pandemi global, sementara kita semua kelelahan,” jelas Kerkhove.
Peningkatan kasus terjadi di Eropa, wilayah Mediterania Timur, Afrika, Pasifik Barat, dan Asia Tenggara, sedangkan Amerika menyaksikan penurunan signifikan.
“Saat ini lebih dari 20 negara mencatat peningkatan eksponensial dengan transmisi vertikal atau hampir vertikal,” kata dia lagi.
Mengingat apa yang terjadi di Brasil dan India, kini dia berfokus pada situasi di Nepal dan Afghanistan.
Sejauh ini, 184 juta kasus sudah dikonfirmasi di seluruh dunia, termasuk hampir 4 juta kematian.(AA)