• News

Luhut Minta Alihkan Stok Okisgen Industri untuk Medis

yahya | Senin, 05/07/2021 19:47 WIB

Luhut Minta Alihkan Stok Okisgen Industri untuk Medis Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan

Katakini.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta agar stok oksigen industri dialihkan 100 persen untuk kebutuhan medis.

Luhut menegaskan pemerintah selalu memastikan suplai oksigen medis terus tersedia untuk menangani lonjakan kasus Covid-19.

“Saya minta 100 persen produksi oksigen untuk kepentingan medis terlebih dahulu, artinya seluruh alokasi industri harus dialihkan ke medis,” jelas Luhut dalam keterangan resminya pada Senin (5/7/2021).

Rencananya, kata dia, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Kesehatan akan membuat database produsen dan distributor untuk ketersediaan oksigen, baik dengan memproduksi dari dalam negeri maupun melakukan impor.

Selain memastikan ketersediaan suplai oksigen, pemerintah juga berencana untuk mengubah Asrama Haji Pondok Gede menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Menurut Luhut, asrama tersebut memiliki kapasitas satu gedung untuk perawatan intensif, lima gedung untuk perawatan pasien Covid-19 gejala sedang, dan dua gedung untuk asrama perawat dengan total kapasitas tempat tidur sebanyak 785.

Dia juga memastikan agar proses vaksinasi berjalan dengan baik untuk dapat mencapai target satu juta dosis per hari pada bulan ini.

“Saya minta Kemenkes, Pemprov, TNI, dan Polri menentukan titik-titik sentra vaksinasi yang akan terus beroperasi sampai 31 Desember 2021 disertai kapasitas vaksinasi harian dan jumlah tenaga vaksinator tersedia,” tambah dia seperti dilansir anadolu agency.

Luhut juga meminta Kemenkes untuk dapat mengerahkan mahasiswa kedokteran tingkat akhir untuk meningkatkan jumlah tenaga vaksinator yang ada.

“Saat ini masih banyak titik-titik yang beroperasi hanya 2 hingga 3 minggu saja, hal ini menyebabkan capaian vaksinasi harian mengalami fluktuasi,” jelas dia.

Keywords :


Luhut oksigen
.
medis
.