• News

Sikapi PPKM Darurat, Tito Minta Masyarakat Tak Panik

Eko Budhiarto | Jum'at, 02/07/2021 13:19 WIB

Sikapi PPKM Darurat, Tito Minta Masyarakat Tak Panik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

Katakini.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Agar masyarakat tidak menjadi panik, karena dengan adanya pembatasan sampai 100 persen working from home, untuk kesiapan logistik, kesiapan makanan minuman, itu sebetulnya tidak menjadi masalah,” kata Mendagri dalam keterangan persnya diterima di Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Pengetatan aktivitas masyarakat selama PPKM darurat per 3 hingga 20 Juli 2021, ditandai dengan pemberlakuan work from home atau WFH 100 persen bagi sektor non esensial. Di samping itu kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan pada sektor kritikal tetap berjalan normal 100 persen, namun dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Sektor tersebut yakni energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari

Sementara itu, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari, dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat, dengan kapasitas pengunjung 50 persen. Sedangkan untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam.