"Kami menyalurkannya melalui Red Cresent atau Bulan Sabit Merah Palestina," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla melalui siaran persnya, Rabu (19/5/2021).

Menurutnya, bantuan dana dari urun dana publik tersebut rencananya digunakan untuk membantu warga Palestina sesuai dengan kebutuhannya. Berdasarkan laporan Bulan Sabit Merah Palestina, kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan atau peningkatan fasilitas kesehatan serta pemenuhan kebutuhan pangan warga.

Menurut dia, PMI selalu menyatakan solidaritas internasionalnya kepada korban konflik sebagai bagian dari gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Selain itu, PMI akan menyalurkan bantuan dana dan logistik yang bekerja sama dengan Komite Palang Merah Internasional dan negara yang berkonflik.

"PMI yang merupakan bagian dari gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional akan mengerahkan upaya untuk  membantu warga terdampak konflik di luar negeri seperti di Palestina. Tentunya, bantuan ini atas kerja sama dengan pemerintah dan palang merah setempat," tambahnya seperti dilansir antaranews.

Seperti diketahui, ribuan warga sipil di Jalur Gaza Palestina ikut terdampak akibat konflik antara militan Palestina dan aparat militer Israel. Dilaporkan sedikitnya 212 warga Palestina dan 10 warga Israel meninggal dunia akibat konflik tersebut. Bahkan akibat konflik ini mayoritas korbannya adalah warga sipil yakni perempuan dan anak-anak.