• News

AS Beri Peringatan ke China soal Tindakan Agresifnya ke Taiwan

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 11/04/2021 21:35 WIB
AS Beri Peringatan ke China soal Tindakan Agresifnya ke Taiwan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken (Foto: AP Images)

Washington, Katakini.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebut AS prihatin dengan tindakan agresif China terhadap Taiwan.

Karena itu dia memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan menjadi kesalahan serius bagi siapa pun, yang mencoba mengubah status quo di Pasifik Barat dengan paksa.

"Apa yang telah kami lihat, dan apa yang menjadi perhatian nyata bagi kami, adalah tindakan yang semakin agresif oleh pemerintah di Beijing yang diarahkan ke Taiwan, yang meningkatkan ketegangan di Selat," kata Blinken dikutip dari Reuters pada Minggu (11/4).

Sebelumnya, Beijing menyalahkan Amerika Serikat atas ketegangan yang terjadi di Selat, setelah kapal perang AS berlayar dekat Taiwan.

AS memiliki komitmen jangka panjang di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan, untuk memastikan bahwa Taiwan memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dan mempertahankan perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat, menurut keterangan Blinken.

Ditanya apakah AS akan menanggapi secara militer tindakan China di Taiwan, Blinken menolak berkomentar atau memberikan hipotesis.

"Yang bisa saya katakan adalah kami memiliki komitmen serius agar Taiwan dapat mempertahankan diri. Kami memiliki komitmen serius untuk perdamaian dan keamanan di Pasifik Barat," tegas dia.

"Kami mendukung komitmen itu. Dan dalam konteks itu, akan menjadi kesalahan serius bagi siapa pun untuk mencoba mengubah status quo itu dengan paksa," sambung dia.

Dalam beberapa bulan terakhi, Taiwan mengeluhkan misi berulang angkatan udara China di dekat negara tersebut, yang diklaim China sebagai miliknya.

Pada Sabtu (10/4) kemarin Gedung Putih berjanji akan terus mencermati peningkatan aktivitas militer China di Selat Taiwan, dan menyebut tindakan Beijing berpotensi membuat tensi tidak stabil.

Juga pada hari yang sama Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan pedoman baru yang akan memungkinkan para pejabat AS untuk bertemu lebih bebas dengan pejabat dari Taiwan, sebuah langkah yang memperdalam hubungan dengan Taipei di tengah meningkatnya aktivitas militer China di sekitar pulau itu.

FOLLOW US