• News

Turki Kecam Kekerasan Militer Atas Demonstran di Myanmar

akhyar | Minggu, 28/03/2021 20:16 WIB

Turki Kecam Kekerasan Militer Atas Demonstran di Myanmar Massa berlindung dari tembakan proyektil aparat keamanan di balik barikade tumpukan karung di Yangon, Myanmar, pada 18 Maret 2021.(foto: AFP)


Katakini.com - Turki "mengutuk keras" tindakan keras terhadap pengunjuk rasa prodemokrasi di Myanmar pada Sabtu.

"Kami mengutuk keras kekerasan yang berlebihan terhadap warga sipil di Myanmar. Kami mengulangi seruan kami agar militer Myanmar mengakhiri kekerasan terhadap penduduk sipil sesegera mungkin dan membebaskan semua pejabat pemerintah, tokoh politik, dan warga sipil," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Menurut laporan media, kelompok relawan, dan saksi, lebih dari 140 orang ditembak hingga tewas oleh pasukan keamanan pada Sabtu.

"Kami prihatin dengan meningkatnya kekerasan terhadap warga sipil yang mengabaikan seruan komunitas internasional," tambah pernyataan itu.

Sebelumnya, pada Jumat, militer Myanmar (junta) memperingatkan para demonstran akan ditembak di kepala dan punggung jika mereka bersikeras melanjutkan unjuk rasa.

Para pengunjuk rasa, bagaimanapun, mengabaikan ancaman junta dan turun ke jalan-jalan di seluruh negeri pada Sabtu.

Aksi protes itu dimulai sejak militer menggulingkan pemerintahan dan pemimpin Myanmar yang terpilih secara demokratis pada 1 Februari. (Anadolu Agency)