KM Dobonsolo milik PT Pelni (Sewukuto)
Katakini.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menerima penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas keterlibatannya dalam penanggulangan bencana.
Penghargaan diberikan oleh Letjen TNI Doni Monardo Doni kepada Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT PELNI (Persero) Yahya Kuncoro. “Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan menerima penghargaan ini dari BNPB. Kegiatan penanggulangan bencana ini juga tidak terlepas juga dari peran dan partisipasi stakeholder lainnya yang saling mendukung untuk membantu sesama,” Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Opik Taupik melalui keterangan tertulis, La,os (11/3/2021).Opik Taupik menambahkan, PT PELNI sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa transportasi laut, saat ini mendapatkan penugasan dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO). Melalui penugasan tersebut PT PELNI (Persero) berharap dapat terus berperan serta membantu pemerintah untuk pemulihan pasca bencana yang terjadi di Indonesia. Sebagai informasi, pada Januari 2021, PT PELNI (Persero) telah membantu proses distribusi bantuan kemanusiaan bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat dan bencana alam banjir di Kalimantan Selatan dengan memberangkatkan KM Egon dari Pelabuhan Tg. Perak, Surabaya. Bantuan kemanusiaan di Sulawesi Barat, KM Egon membawa sebanyak 401 koli, di mana termasuk 217 koli barang bantuan dari PELNI Group. Sementara untuk bantuan kemanusiaan di Kalimantan Selatan, KM Egon membawa 290 koli dengan 220 koli diantaranya merupakan barang bantuan yang berasal dari PELNI Group. Sebelumnya, PELNI telah mengerahkan KM Ciremai, KM Nggapulu, dan KM Gunung Dempo untuk membawa bantuan bagi korban bencana di wilayah Mamuju dan Majene. “Kami bergotong royong bersama PT SBN dan PT PIDC selaku PELNI Group untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam, terutama di tengah sulitnya mencari kebutuhan pokok masyarakat di lokasi bencana,” terang Opik Taupik. Opik Taupik menambahkan bahwa PT PELNI (Persero) juga mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat Indonesia untuk terus memiliki kepekaan dan rasa kemanusiaan untuk membantu satu sama lainnya. “Ke depannya kita harus terus bahu membahu membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk penanggulangan bencana. Kita harus aktif dan konsisten, sehingga dapat meringankan masyarakat terdampak,” pungkas Opik Taupik. PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana kapal perintis menyinggahi 285 pelabuhan dengan 3.811 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 20 kapal Rede. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini PELNI mengoperasikan 9 trayek tol laut serta 1 kapal khusus ternak.