Tenaga Kesehatan dengan pakaian APD terlihat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta (foto Liputan6.com)
Katakini.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan lebih dari 718 tenaga kesehatan meninggal akibat Covid-19 dalam kurun satu tahun pandemi.
Menurut data IDI, sebanyak 325 dokter meninggal per 28 Februari 2021, kemudian 234 perawat hingga 5 Februari 2021, 106 bidan hingga 10 Februari 2021, 11 apoteker, dan 17 ahli teknologi laboratorium medis.
Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi mengatakan jumlah dokter yang meninggal dalam sebulan terakhir cenderung lebih rendah dibandingkan pada Desember 2020 dan Januari 2021.
“Pertambahan jumlah kematian mudah-mudahan tidak ada lagi, dan cenderung turun kalau dibandingkan dengan Desember dan Januari,” kata Adib dalam konferensi pers virtual, Senin.
Namun, IDI belum dapat menyimpulkan apakah penurunan tersebut terjadi karena efek vaksinasi terhadap tenaga kesehatan yang telah berjalan sejak 14 Januari 2021.
Sejauh ini, 1,4 juta tenaga kesehatan telah disuntik vaksin dosis pertama, dan 1 juta di antaranya telah menerima dosis kedua vaksin.
“Ini belum bisa kita katakan ada korelasi positif dari program vaksinasi, kita masih perlu data dan review juga,” kata Adib.
Dia menuturkan kematian tenaga kesehatan akibat Covid-19 merupakan hal yang krusial karena peran mereka sangat dibutuhkan dalam penanganan pandemi.
“Kami berharap pemerintah tetap memberikan konsentrasi untuk perlindungan terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan," ujar dia.(Anadolu Agency)