• Bisnis

RNI: Stok Beras di PIBC Ada di Level Aman

Eko Budhiarto | Selasa, 26/01/2021 07:58 WIB

RNI: Stok Beras di PIBC Ada di Level Aman Stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC)

Katakini.com - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi memastikan stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta berada di level aman. Sebab, angka stoknya mencapai di atas 32.000 ton.

"Bahwa beras ini cukup. Jadi Pasar Induk Beras Cipinang sampai hari ini stoknya masih di level di atas 32.000 ton, artinya produksi beras lokal cukup," kata Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Menurut Arief, stok yang ada saat ini menunjukkan bahwa produksi beras lokal sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, seharusnya tidak ada beras impor yang masuk.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini pihaknya sudah menyiapkan berbagai upaya terkait pasokan beras. Salah satunya mempercepat Musim Tanam (MT) 1 dan 2 pada Januari-Juni 2020 dengan stok mencapai 7,4 juta ton, di mana produksi yang ada mencapai 17 juta ton dengan kebutuhan konsumsi 15 juta ton.

Kemudian pada musim tanam 2, ada sekitar 5,2 juta hektare lahan yang sudah ditanam dengan sejak Juli hingga Desember 2020. Produksi ini menghasilkan 25 juta ton gabah kering, sehingga jika dijumlah dengan sisa yang ada, maka akan terjadi over stok pada 2021 sekitar 7 juta ton.

"Ditambah untuk kesiapan pada 2021, kami sudah masuk dari Oktober 2020 hingga Maret 2021, akan ada 8 juta hektare dan hasilnya bisa mencapai 18,5 juta ton sampai Juni 2021. Berarti stok akhir kita pada 2021 mencapai 8-9 juta ton," kata Mentan.

 

Keywords :


Arief Prasetyo Adi RNI
.