• News

Presiden Jokowi Wanti-Wanti Kasus Covid-19 Meningkat

yahya | Senin, 30/11/2020 18:33 WIB

Presiden Jokowi Wanti-Wanti Kasus Covid-19 Meningkat Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Katakini.com - Presiden Indonesia, Joko Widodo pagi hari ini memasang muka tampak muram dan sedih saat memberi penjelasan pada rapat terbatas di Istana Negara terkait persoalan penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Sudah beberapa hari belakangan ini kasus aktif kembali meningkat tajam di beberapa wilayah, diantaranya adalah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Tengah.

Karena itu, Presiden Jokowi mengingatkan kepada kepala daerah, agar betul-betul memegang kendali penuh diwilayahnya masing-masing. Supaya kejadian tersebut tidak lagi terulang.

"Agar dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu drastis. Hati-hati, berdasarkan data yang saya terima 29 November kasus aktif kita sekarang ini meningkat menjadi 13,41%. Meskipun ini lebih baik dari rata-rata angka dunia, tetapi hati-hati ini lebih tinggi dari rata-rata Minggu yang lalu," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Berdasarkan data pemerintah, kata Presiden Jokowi per tanggal 29 November 2020. Kasus aktif Covid-19 meningkat menjadi 13,41%.

Padahal, Minggu lalu angkanya masih berada di 12,78%.

Memang angka ini masih lebih baik dari rata-rata kasus aktif dunia.

Sementara tingkat kesembuhan juga mengalami penurunan, Minggu lalu berada diangka 84,03%, saat ini turun menjadi 83,44%.

"Ini semuanya memburuk, semuanya. Karena adanya tadi kasus yang memang meningkat lebih banyak Minggu kemarin," ujar Presiden Jokowi.

Terkait peningkatan kasus aktif tersebut Presiden Jokowi meminta secara khusus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian untuk getol mengingatkan kepala daerah, agar betul-betul memegang kendali penuh diwilayahnya masing-masing.

"Saya minta Mendagri mengingatkan sekali lagi kepada para Gubernur, Bupati dan Walikota, untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing, yang berkaitan dengan masalah Covid-19 dan juga yang berkaitan dengan masalah ekonomi," kata Jokowi.

Agar kasus penyebaran Covid-19 tidak semakin naik, Presiden meminta Satgas Covid-19 dan Tim Pemulihan Ekonomi Nasional secepatnya untuk mengupdate informasi tentang pengadaan vaksin dan rencana vaksinasi.