• News

Aksi Mogok Berujung Kerusuhan di Kolombia

akhyar | Senin, 23/11/2020 21:14 WIB

Aksi Mogok Berujung Kerusuhan di Kolombia Aksi Mogok di Kolombia yang berujung kerusuhan

Katakini.com- Beberapa serikat dan pekerja kesehatan Kolombia kembali turun ke jalan di ibu kota Bogota, untuk hari kedua pada Sabtu, memperotes aksi kekerasan pemerintah dan pembunuhan terhadap pemimpin sosial.

Namun, aksi protes pada Aksi Mogok Nasional menajdi kekerasa dengan sekelompok pengunjuk rasa bentrok dengan personel keamanan di Bolivar Square.

Pengunjuk rasa menyerang kendaraan, melakukan tindakan vandalisme terhadap bus umum dan stasiun transportasi umum, serta menutup beberapa ruas jalan.

Pasukan anti-kerusuhan (Esmad) menggunakan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang merusak mobil pegawai negeri di dekat Universitas Nasional, tempat bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi terjadi.

Terkait tindakan pengrusakan mobil, wali kota Bogota, Claudia López mengatakan di Twitter bahwa "Kami tidak akan mengizinkan pengacau menyusup dan mendelegitimasi protes damai warga. Kami akan menghadapi mereka dengan kekuatan dan penuntutan publik."

Hari kedua Aksi Mogok Nasional di Kolombia dilakukan untuk memperingati satu tahun Aksi Mogok Nasional, yang terjadi pada 19 November dan 25 November 2019.

Dalam hari-hari itu, aktivitas yang lain akan dilakukan adalah untuk mengenang Dylan Cruz, yang tewas setelah ditembak di kepalanya oleh seorang personel Esmad, dan merayakan hari tanpa kekerasan terhadap wanita.(Anadolu Agency)

Keywords :