• News

Cegah Pandemi Gelombang Kedua, Presiden Minta Gubernur dan Satgas Covid Perketat Protokol Kesehatan

yahya | Senin, 23/11/2020 21:29 WIB

Cegah Pandemi Gelombang Kedua, Presiden Minta Gubernur dan Satgas Covid Perketat Protokol Kesehatan Ilustrasi memakai masker.

Katakini.com - Presiden Indonesia, Joko Widodo meminta para Gubernur dan Komite Satgas Covid-19 memperketat protokol kesehatan diwilayahnya masing-masing. Hal ini untuk mencegah timbulnya gelombang kedua penyebaran Covid-19, menyusul adanya kegiatan pemilihan kepala daerah (Pemilukada) dan libur panjang akhir tahun.

"Saya minta sekali lagi Komite Satgas, para Gubernur untuk tetap waspada distrategi yang sejak awal kita sampaikan rem dan gas betul-betul diatur. Jangan sampai kendor dan juga risiko memunculkan gelombang yang kedua. Ini yang bisa membuat kita set back mundur lagi," kata Presiden Jokowi mengawali rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, Senin (23/11/2020).

Presiden Jokowi mengatakan bahwa, per tanggal 22 November 2020 rata-rata kasus aktif Covid-19 diseluruh tanah air saat ini mencapai 12,78%. Capaian ini lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia yaitu sebesar 28,41%. Sementara rata-rata angka kesembuhan juga trennya semakin membaik, dimana saat ini sudah mencapai 84,03%, capaian tersebut lebih baik dari angka kesembuhan dunia yang mencapai 69,20%.

"Ini agar terus kita perbaiki terus," katanya.

Sementara itu, terkait adanya kegiatan pilkada, Presiden Jokowi meminta secara khusus pada Mendagri dan Kapolri serta Satgas didaerah untuk memberi perhatian khusus pada proses pilkada mengingat pelaksanaannya tinggal dua minggu lagi. Sehingga hal tersebut tidak menganggu pekerjaan pemerintah dalam menyelesaikan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Tegakan aturan dengan terus displin protokol kesehatan, harus dilakuan dengan ketat. Terutama nanti pada saat hari pencoblosan dan tentu saja disaat saat kampanye-kampanye terakhir ini," katanya.