Ilustrasi rupiah.
Katakini.com - Nilai tukar (kurs) rupiah pada transaksi antarbank di Jakarta, akhir pekan ini diprediksi menguat. Hanya saja, penguatan ini bersifat terbatas.
Pada Jumat (4/9/2020) pukul 09.37 WIB, rupiah menguat 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp14.775 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.778 per dolar AS.
Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston mengatakan, penguatan dolar AS terlihat tertahan pagi ini. Dolar AS tertekan terhadap nilai tukar regional.
"Kemungkinan pasar mengambil sikap wait and see menunggu hasil data tenaga kerja AS non farm payrolls yang akan dirilis malam ini," ujarnya, Jumat (4/9/2020).
Data tersebut, lanjut Ariston, bisa menentukan arah selanjutnya bagi pergerakan dolar AS. Data yang memburuk bisa mendorong pelemahan dolar AS ke depannya dan sebaliknya.
"Rupiah kemungkinan bisa coba menguat terhadap dolar AS hari ini. Tapi kemungkinan penguatannya tidak banyak, karena dari dalam negeri sendiri ada faktor potensi perlambatan pemulihan ekonomi dan penyebaran virus corona yang masih meninggi," katanya.