• News

Satu Juta Ton Pupuk Bersubsidi Siap Didistribusikan ke Petani

yahya | Senin, 31/08/2020 19:45 WIB

Satu Juta Ton Pupuk Bersubsidi Siap Didistribusikan ke Petani PT Pupuk Indonesia

Katakini.com -Sedikitnya 1 juta pupuk bersubsidi siap didistribusikan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) kepada petani ke seluruh daerah.

Saat ini  volume stok tersedia adalah sebanyak 1.045.261 ton, yang terdapat mulai dari lini I sampai dengan lini IV. Total stok pupuk tersebut terdiri dari 845.441 ton Urea, 87.297 ton NPK, 51.060 ton SP-36, 21.086 ton ZA, dan 40.378 organik.

"Sebagian besar volume stok telah tersedia di lini III dengan jumlah sebesar 567.029 ton, dan siap didistribusikan ke lini IV, serta disalurkan kepada petani secara merata ke seluruh Indonesia jika sudah mendapat instruksi," kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Wijaya mengatakan bahwa, jumlah stok pupuk yang ada saat ini volume lebih dari cukup. Hal itu mengingat jumlah stok jauh diatas ketentuan stok minimum sebesar 125.539 ton. Sementara stok yang tersedia saat ini mencapai seribu ton lebih atau lebih dari 90% jumlah stok yang harus tersedia.

"Jumlah stok pupuk tersebut dipenuhi oleh lima anak perusahaan Pupuk Indonesia, antara lain PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pupuk Sriwidjaja," katanya.

Selain itu, guna mengantisipasi kebutuhan petani apabila terjadi kekurangan atau kehabisan alokasi, menurutnya Perseroan pun juga menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi. Perseroan mencatat, stok pupuk non subsidi saat ini tersedia sekitar 750 ribu ton.

"Stok tersebut tersedia mulai dari lini I hingga lini III dan kios-kios pupuk resmi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan petani yang alokasi pupuk bersubsidinya belum tercukupi, dan bagi petani yang tidak terdaftar dalam e-RDKK. Sehingga Kami bisa tetap memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani dan produktivitas sektor pertanian pun dapat terjaga," ujarnya.

Data Perseroan sampai dengan 26 Agustus 2020, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai 6.001.932 ton, atau setara 76% dari alokasi pupuk bersubsidi tahun 2020.

Selain itu, penyaluran pupuk bersubsidi tersebut juga dilakukan sesuai aturan alokasi dan hanya kepada para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian.

"Komitmen Pupuk Indonesia sebagai BUMN terhadap penugasannya, kami terus mengoptimalkan proses distribusi pupuk bersubsidi kepada petani agar tetap berjalan lancar dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian," kata Wijaya.

Keywords :


Pupuk subsidi
.