• News

Perkuat Komitmen Moderat, BNPT Kunjungi Pondok Al-Mukmin

yahya | Sabtu, 29/08/2020 21:12 WIB

Perkuat Komitmen Moderat, BNPT Kunjungi Pondok Al-Mukmin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irjen Pol Boy Rafli Amar mengucapkan sumpah jabatan saat acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Katakini.com - Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Surakarta, Jawa Tengah untuk meneguhkan pendidikan agama yang moderat dan tidak memusuhi NKRI.

Kunjungan ke pondok yang sering disebut produsen kaum radikal itu untuk mengapresiasi Pimpinan Pondok yang berkomitmen untuk ikut serta menciptakan lulusan yang toleran dan menerima perbedaan keyakinan dalam bernegara.

“Inilah keunggulan dan kesempatan membentuk akhlak generasi muda Indonesia, kami sangat berharap figur anak didik selain unggul di ilmu agama yang juga cinta kepada negara dan republik Indonesia. Harus dijaga bersama sampai ke generasi baru dan mendatang yang kuat peranannya dalam menyatukan negara Indonesia sangat beragam,” kata Kepala BNPT Komjen Pol Dr. Boy Rafli, Sabtu (29/8/2020).

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Banten itu mengingatkan, peran dan perjuangan  alim ulama dalam sejarah Kemerdekaan RI 75 tahun silam di tengah keberagaman Indonesia yang tidak bisa dipungkiri. Karenanya, tegas Boy, Pemerintah mengajak agar pondok pesantren membentuk generasi penerus yang penuh toleransi, tahan akan godaan kegiatan yang sarat akan kesia-siaan dan berkarakter kebangsaan.

“Ini merupakan tugas bersama baik unsur pemerintah dan masyarakat agar nilai-nilai konstitusi negara kita langgeng dan lestari melintasi generasi mendatang, karena anak-anak kita banyak yg kehilangan jati diri. Sebagai contoh pembelajaran, kita baru merayakan 75 tahun Kemerdekaan Indonesia, perlu kita isi alam kemerdekaan dengan hal-hal positif dan konstruktif,” tambahnya.

Sebagai tuan rumah, Ketua Yayasan Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Mualif Rosyidi mengatakan pembinaan dan pendidikan santri merupakan wujud dari implementasi cita-cita negara yang dimuat dalam konsitutsi negara Undang-Undang Dasar 1945. Dia mengaku, lulusan pondok yang diasuhnya telah banyak jadi aparat negara. Sehingga tuduhan `Pondok Teroris` menurutnya tak tepat, karena faktanya pondok itu tetap teguh menghormati NKRI.

“Di sini sesungguhnya tempat anak-anak belajar nasionalisme, patriotisme dan kebhinnekaan itulah di pondok pesantren, kiprah para santri ikut mewujudkan cita-cita mewujudkan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Lulusan kami ada yang jadi anggota Polri, TNI hingga di bank. Kami melatih para santri untuk menjadi mandiri dan sederhana,” ujar Mualif di depan Kepala BNPT, Boy Rafli.

 

Keywords :


BNPT Podok Al Mukmin
.