• Bisnis

Potensi EBT Indonesia 417 Giga Watt, Baru Dimanfaatkan 2,5%

| Selasa, 11/08/2020 07:05 WIB

 Potensi EBT Indonesia 417 Giga  Watt, Baru Dimanfaatkan 2,5% Panel Surya


Katakini.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan, potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia sebesar 417,8 Giga Watt (GW). Namun, baru sebesar 2,5 persen yang sudah dimanfaatkan.

Menurut Arifin, Senin 910/8/2020), berdasarkan data yang ada, pemanfaatan EBT baru sebesar 10,4 GW atau 2,5 persennya. Berbagai potensi tersebut termasuk energi samudera, panas bumi, bio energi, bayu, air, dan surya.

Sementara itu, sebelumnya PT PLN sendiri terus meningkatkan penggunaan EBT untuk pembangkit listrik. Hingga Juni 2020 kapasitas pembangkit energi ramah lingkungan tersebut di Indonesia sudah mencapai sebesar 7.964 MW.

Dari sisi bauran energi, pemanfaatan pembangkit EBT juga meningkat dari 12,36 persen pada Januari 2020 menjadi 14 persen pada Juni 2020.

Pembangkit EBT didominasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yaitu sebesar 4.707 MW atau 7,5 persen dari total bauran energi Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) sebesar 2.443 MW atau 3,9 persen dari total energi pembangkit.

Peningkatan EBT juga menjadi bagian transformasi PLN. Melalui salah satu aspirasi utama, yaitu green, PLN memiliki beberapa strategi untuk mendorong penggunaan energi baru terbarukan, yaitu dengan co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang telah beroperasi, program konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) biomassa, dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang sudah ada.
 

Keywords :


EBT Arifin Tasrif
.