Gas LPG bersubsidi. Foto: mediaindonesia
Katakini.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijirah, PT Pertamina (Persero) menambah pasokan LPG subsidi 3 kg sebesar 10 % untuk wilayah MOR III.
Penambahan pasokan itu dilakukan selama dua minggu kedepan yaitu, 24 Juli - 6 Agustus 2020 atau H-7 dan H+7 Idul Adha.
Wilayah MOR III, yakni meliputi Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
"Penambahan pasokan atau fakultatif ini bersifat situasional, yakni tambahan pasokan dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Unit Manager Communication Relations & CSR Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina, Dewi Sri Utami dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/8/2020).
Dewi mengatakan bahwa, tambahan pasokan sebesar 10% sudah mempertimbangkan berbagai aspek, dan salah satunya adalah dilihat dari rata-rata konsumsi normal harian.Untuk seluruh wilayah MOR III, yakni Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, konsumsi normal rata-rata harian produk LPG PSO 3 kg adalah sebanyak 6.504 metrik ton (MT) per hari atau diperkirakan naik menjadi 7.153 MT per hari.
Sementara pada Idul Adha 2019, rata-rata konsumsi LPG PSO 2 kg adalah 6.551 MT per hari.
Untuk wilayah Bandung Raya, kebutuhan rata-rata LPG PSO diperkirakan mencapai 963 MT per hari, meningkat 10% dibandingkan pasokan normal 876 MT per hari.Sedangkan wilayah Priangan Timur yang mencakup Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Pangandaran, konsumsi normal LPG 3 kg sebesar 382 MT per hari dan diestimasi tumbuh 10% menjadi 420 MT per hari.
"Perkiraan sebesar 10% juga merupakan refleksi dari peningkatan Idul Adha tahun 2019. Namun demikian jika dibutuhkan, Pertamina dapat menambah pasokan kembali untuk memenuhi konsumsi masyarakat," ujar Dewi
Wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), kebutuhan pada momen Idul Adha sebesar 621 MT rata-rata per hari atau bertumbuh 10% dari pasokan normal yang mencapai 565 MT per hari.Sementara diwilayah Provinsi Banten kebutuhan diperkirakan sebesar 1.155 MT rata-rata per hari dan Sukabumi-Cianjur mencapai 454 MT per hari pada Idul Adha 2020. Sedangkan Kebutuhan LPG subsidi di wilayah Bekasi, Purwakarta, Subang, dan Karawang diperkirakan mencapai 1.124 MT rata-rata per hari. Sedangkan, wilayah Depok-Bogor mencapai 901 MT rata-rata per hari. .
Selain menambah pasokan LPG subsidi 10%, Pertamina juga menyiapkan LPG nonsubsidi rumah tangga yaitu LPG Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg. Untuk yang non subsidi masyarakat dapat membelinya di agen dan pangkalan, outlet, atau minimarket.