Direktur Utama PT Food Station Arief Prasetyo Adi mendamping Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria panen padi di sawah abadi Cakung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu (foto: foodstation)
Katakini.com - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria panen padi di Sawah Abadi, Cakung, Jakarta Timur. Kegiatan ini sebagai upaya menjaga ketahahan pangan di wilayah DKI Jakarta.
Selain panen, pada saat bersamaan juga dilakukan acara penggilingan padi, tabur benih ikan, tanam pohon, serta pemberian bantuan paket sembako. Kegiata pada Rabu (15/7/2020) ini, juga dihadiri sejumlah pihak terkait.
“Kegiatan ini dalam rangka memastikan bahwa kita terus dapat meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Kegiatan ini juga untuk memberikan perhatian pada masyarakat pertanian yang tiap hari hidup bekerja menanam padi dan sebagainya. Mudah-mudahan ke depan, bangsa kita sudah bisa melakukan swasembada pangan sebagai bentuk Ketahanan Pangan. Setidaknya, Kota jakarta bisa ikut kontribusi sekalipun tidak banyak tapi penting,” ujar Riza seperti dikutip dari laman resmi foodstation, Rabu (22/7/2020).
Merujuk data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, saat ini di DKI Jakarta masih terdapat 414 Ha lahan sawah, yang dikelola 15 kelompok tani. Lahan sawah tersebut tersebar di beberapa wilayah, yakni Jakarta Barat 45 Ha (Kecamatan Kalideres dan Kembangan), Jakarta Utara 341 Ha (Kecamatan Cilincing), dan Jakarta Timur 28 Ha (Kecamatan Cakung).
Adapun dari 28 Ha lahan sawah di Kecamatan Cakung tersebut, 8 Ha di antaranya dikelola oleh UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian. Dengan demikian, lahan tersebut merupakan aset Pemprov DKI Jakarta dan telah ditetapkan sebagai Sawah Abadi.
“Kita tahu bahwa Jakarta sebagai ibu kota menjadi pusat perhatian dan setiap tahun semakin banyak warga di luar Jakarta yang melakukan urbanisasi atau datang ke Jakarta dengan berbagai kepentingan. Itu menyebabkan, Jakarta semakin padat, lahan-lahan semakin dibutuhkan untuk kepentingan warga Jakarta,” ujar Wagub.