Ilustrasi obat (foto: Anadolu)
Katakini.com - Berdasarkan pernyataan dari perusahaan R-Pharm bahwa obat Koronavir untuk pengobatan virus corona baru, telah dirilis di Rusia. Hal itu telah dipublikasikan oleh perusahaan tersebut pada hari rabu (15/07) waktu setempat.
Perusahaan tersebut pun memberikan penjelasan bahwa Koronavir secara efektif memblokir replikasi virus, yang terbukti selama tes klinis. Obat tersebut telah diproduksi dan juga sudah diberi label di pabriknya di kota Yaroslavl.
"Hingga saat ini 7.373 paket obat-obatan telah dimasukkan ke dalam sirkulasi sipil," kata pernyataan itu dilansir Tass, Kamis (16/07).
“Koronavir adalah salah satu obat pertama di dunia yang tidak melawan komplikasi dari SARS-CoV-2, tetapi secara langsung virus itu sendiri,” layanan pers R-Pharm menekankan.
"Pabrikan Rusia menandai obatnya dengan kode digital Data Matrix. Pelabelan adalah analog dari paspor obat, itu menjamin keasliannya dan memungkinkan Anda melacak pergerakan setiap paket: dari produksi ke pengiriman ke fasilitas medis. Keaslian dapat diperiksa menggunakan aplikasi seluler Chestny Znak, "kata seorang pejabat di layanan pers.
Di bawah dekrit pemerintah, pelabelan obat wajib di Rusia sejak 1 Juli.
R-Pharm Group berfokus pada penelitian, pengembangan, pembuatan, dan komersialisasi obat-obatan, peralatan laboratorium, dan perangkat medis.
Perusahaan yang didirikan pada tahun 2001 beroperasi di Rusia, serta di negara-negara CIS, AS, Jerman, Jepang, dan negara-negara lain.