• News

PLN Akui Corona Bikin Berat Kinerja PLN

yahya | Kamis, 25/06/2020 19:49 WIB

PLN Akui Corona Bikin Berat Kinerja PLN Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jakarta

Katakini.com - Direktur PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini mengakui pandemi virus corona desiase atau Covid-19 cukup memberatkan kinerja perusahaan.

"PLN akan meninjau kembali rencana investasi proyek ketenagalistrikan, dengan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan beban dan kondisi terkini," ungkap Zulkifli pada rapat kerja dengan Anggota Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Zulkifli mengatakan pandemi Covid-19 yang terjadi secara tidak langsung melemahkan semua aspek terutama dibidang ekonomi.

Akibatnya permintaan dan penjualan juga mengalami penurunan. Bahkan sebagai perusahan negara, perseroan juga masih diharuskan melayani PSO/public service obligation yang tentunya menjadi beban tersendiri.

Hal itu terbukti dari  bertambahnya beban hutang pemerintah kepada PLN terkait pemberian diskon dan gratis kepada 24 juta pelanggan senilai Rp 3 triliun. Belum lagi ditambah hutang pemerintah atas kompensasi ditundanya kenaikan tarif dasar listrik pada tahun 2018-2019 sebesar Rp 45 triliun.

"Tentang nilai utang pemerintah pada PLN sebesar Rp 48 triliun, yang dimaksud Rp 48 triliun terdiri dari Rp 45 triliun berasal dari kompensasi tarif listrik 2018-2019 dan Rp 3 triliun berupa tambahan subsidi kebijakan diskon tarif rumah tangga," ujar mantan Dirut Bank Mandiri.

Zulkifli menjelaskan hutang negara kepada PLN sebesar Rp 45 triliun tersebut  terdiri dari kompensasi pada tahun 2018 sebesar Rp 23 triliun dan kompensasi 2019 sebesar RP 22 triliun.

"Besarnya piutang PLN dari kompensasi tarif dengan total Rp 45 triliun yang terdiri kompensasi 2018 sebesar Rp 23 triliun dan 2019 sebesar Rp 22 triliun," katanya.

Sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo, pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA agar diberikan kompensasi atas dampak pandemi virus Covid-19. PLN memberikan diskon listrik 100% kepada pelanggan 450 VA atau gratis, sedangkan pelanggan 900 VA diskon 50%.