Gubernur BI Perry Warjiyo
Katakini.com- Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan ekonomi berada dikisaran 0,9%-1,9% pada tahun 2020.
Hal itu didukung dengan membaiknya kondisi perekonomian dalam negeri, seiring dengan berbagi kebijakan stimulus yang dikeluarkan pemerintah. Padahal asumsi pemerintah ekonomi tumbuh minus 0,4% karena dampak pandemi Covid-19.
"Namun dengan mempertimbangkan berbagai indikator tersebut, kita perkirakan tahun ini ekonomi akan tumbuh pada kisaran 0,9%-1,9%," kata Gub BI, Perry Warjiyo melalui saluran streaming chanel Youtube di Jakarta, Kamis (18/6/2020).
Menurut Perry, faktor-faktor yang menguatkan pertumbuhan ekonomi nasional adalah menguatnya nilai tukar rupiah. Kebijakan fiskal pemerintah dan inflasi yang rendah. Membaiknya perekonomian global dan tentunya faktor statistik atau base effect."2020 ekonomi tumbuh 0,9%-1,9% dan akan terus berlanjut hingga tahun 2021 dikisaran 5-6%," katanya.
"Kuartal satu dan kuartal dua memang menurun cukup dalam, namun pada kuartal ketiga dan keempat akan kembali berangsur pulih," katanya.
Meski diperkirakan ekonomi akan tumbuh, pada akhir tahun. Namun, proses transisi dari new normal ke normal menurutnya sangat berpengaruh pada keberhasilan masyarakatnya. Apakah bisa melakunan dengan tertib dan aman atau semakin buruk."New normal bukan berarti kembali ke kebiasaan lama, tapi bertahap pada sembilan sektor untuk dibuka secara bertahap dengan tetap menerapkan protokol Covid-19 untuk tetap produktif dan aman," kata Perry.