• News

Tagihan Bengkak, Puluhan Ribu Pelanggan Listrik Ngadu ke PLN

yahya | Senin, 15/06/2020 23:51 WIB

Tagihan Bengkak, Puluhan Ribu Pelanggan Listrik Ngadu ke PLN Ilustrasi meteran listrik

Katakini.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mencatat sebanyak 80.344 pengaduan konsumen pelanggan listrik periode bulan Maret hingga Juni 2020. Angka tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring masih berlakunya PSBB/pembatasan sosial berskala besar dibeberapa wilayah Indonesia.

"Bulan Juni total keluhan ada 45.480, sementara kalau dihitung dari Apri ke Juni ada 80.344 pengaduan," kata Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN, Yuddy Setyo Wicaksono di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Yuddy mengatakan bahwa, kenaikan pengaduan dari pelanggan dipastikan akan terus bertambah kedepannya. Dirinya mencontohkan dalam waktu empat hari saja sebanyak 15 ribuan pelanggan telah mengadukan kepada PLN. Padahal data tanggal 11 Juni 2020 baru tercatat 65.786, sementara hingga hari ini sudah mencapai 80.344. Artinya ada kenaikan aduan sebanyak 15 ribuan pelanggan. Meski begitu, klaim dia sebanyak 97,85% pengaduan sudah diselesaikan.

"Pelanggan kami hubungi secara langsung oleh PLN dan kami berikan penjelasan, rata-rata mereka memahami kenapa tagihan listriknya bisa naik," katanya.

Terkait pengaduan dari konsumen tersebut,  PLN mengaku memiliki bukti-bukti yang kuat dari penggunaan listrik konsumen. Bukti tersebut adalah dari foto-foto meter sesuai dengan stand meter catatan PLN.

"Data kami lengkap sesuai dengan pencatatan petugas kami perbulannya, lengkap dengan foto-foto stand meternya," katanya.

Sementara itu, menanggapi banyaknya pengaduan yang diterima PLN. Koordinator Komisi Advokasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal E Halim menyarankan agar PLN membuat pernyataan resmi secara berkala untuk menyampaikan selengkap-lengkapnya kepada pelanggan agar tidak terjadi mis-informasi lagi.

"Saran kami ada media rilis dan konferensi pers secara simultan, konsisten dan beberapa kali. Sebab persoalan ini selalu adanya informasi yang tereduksi. Nah itu yang perlu dilakukan PLN," kata Rizal.

Terkait aduan pelanggan PLN tersebut dirinya meyakini selama masa pandemi Covid-19 dan PSBB maka jumlahnya akan terus bertambah.

Keywords :


listrik PLN
.
pelanggan
.