• News

Pelni Bikin Skenario Operasional Kapal Selama New Normal

| Minggu, 07/06/2020 16:21 WIB

Pelni Bikin Skenario Operasional Kapal Selama New Normal Salah satu kapal penumpang PT Peni, KM Kelud.

Katakini.com  - PT Pelni membuat skenario operasional kapal untuk menghadapi penerapan normal baru pada masa pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Skenario operasional itu akan diterapkan di atas kapal, seperti protokol terhadap kesehatan para kru, proses embarkasi dan debarkasi, layanan makan dan minum di atas kapal, serta protokol terhadap beberapa penggunaan fasilitas di atas kapal,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro di Jakarta, Minggu (7/6/2020).

Terkait dengan protokol kesehatan, lanjut dia, juga akan dilakukan rapid test kepada ABK maupun mitra yang akan bertugas di atas kapal untuk memastikan kondisi kesehatannya layak untuk bertugas.

"Faktor kesehatan, kenyamanan, dan keamanan dalam pelayaran adalah prioritas utama kami," terang Yahya.

Menurut dia, selain menjaga kebersihan serta menerapkan physical dan social distancing, Manajemen juga telah menyusun strategi guna melindungi seluruh kru kapal dan penumpang, mulai dari pembatasan penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas, penggunaan Alat Pelindung Diri secara lengkap bagi kru kapal, hingga membatasi interaksi/pertemuan fisik dengan penumpang.

"Untuk penjualan tiket, kami lakukan melalui loket yang berada di kantor cabang. Hal tersebut untuk memastikan bahwa penumpang yang akan pergi telah memiliki dokumen yang dibutuhkan dan sesuai dengan persyaratan yang ada," kata Yahya.

Dokumen yang diperlukan untuk melakukan perjalanan bersama kapal Pelni antara lain menunjukan surat hasil rapid test ataupun swab yang menunjukan hasil non-reaktif/negatif Covid-19, KTP/ID, dan memiliki surat keterangan/surat tugas.

Kapal-kapal yang beroperasi sejak Mei 2020 antara lain KM Egon, KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Nggapulu, KM Tatamailau, dan KM Kelud, dengan jumlah penumpang tercatat sekitar 834 penumpang.

Sedangkan per Juni 2020, kapal yang direncanakan beroperasi adalah KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Kelud, KM Egon, dan KM Sinabung.

Yahya menambahkan, dengan diterapkanya fase new normal ini Manajemen berharap dapat menggerakkan kembali perekonomian Nasional dan mendukung program strategis Pemerintah dalam hal pelaksanaan transportasi bagi publik.