• News

Muhammadiyah Anggap Boni Hargens Cari Sensasi dari Isu Kudeta

Aliyudin | Jum'at, 05/06/2020 15:53 WIB

Muhammadiyah Anggap Boni Hargens Cari Sensasi dari Isu Kudeta Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin Juraid.

Katakini.com - Pengakuan Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI)Boni Hargens memiliki nama tokoh-tokoh yang berniat kudeta dianggap Muhammadiyah hanya untuk mencari sensasi dan berhalusinasi.

"Sepertinya Boni Hargen lagi mencari sensasi atau mungkin juga sedang halusinasi," kata Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Razikin Juraid di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Razikin mengatakan, kritikan masyarakat atau elemen tertentu terhadap berbagai isu tak boleh disebut sebagai upaya kudeta. Kritikan hal biasa dan sudah berlangsung lama, yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan upaya kudeta.

"Masa sih kelompok pemerhati HAM yang mengecam rasisme di Papua dituding merancang kudeta. Masak anak-anak muda yang ada di ruang kelas membahas Pancasila dituduh sedang merancang kudeta," tuturnya.

Menurut Raziqin, jika ada kelompok yang merancang kudeta, pasti sudah ditangkap. Di sisi lain, ia menilai yang mampu merancang kudeta adalah kekuatan yang memiliki senjata.

"Dalam sejarah di dunia, kudeta selalu melibatkan militer. Pertanyaanya sekarang apakah militer menjadi bagian yang merancang kudeta seperti tudingan Boni Hargens. Jadi Boni Hargens jangan sembarangan melempar isu," tuturnya.

Lebih lanjut Razikin menganggap, dinamika isu politik yang berkembang di masyarakat semua itu hanya sebatas perbedaan-perbedaan cara pandang. Di mana tentu saja pihak yang sekarang berbeda dengan pemerintah berharap punya kesempatan untuk memimpin negeri ini.