Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Foto via Press TV)
Katakini.com - Dilansir Yahoo News, sebanyak 11 agen Secret Service dinyatakan positif terinfeksi virus korona. Dan 60 orang pegawai saat mengkarantina secara mandiri.
Mengutip dokumen Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), situs berita itu menyatakan sebanyak 23 orang anggota lembaga penegak hukum federal itu telah pulih.
Tidak jelas apakah ada agen Secret Service yang terinfeksi melakukan kontak dengan Presiden AS Donald Trump atau Wakil Presiden Mike Pence.
Secret Service, yang berada di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri, juga bertanggung jawab melindungi para pemimpin nasional dan kepala negara yang berkunjung.
Sebelumnya pada Jumat, Trump mengatakan Katie Miller, juru bicara Pence dan istri pembantu seniornya Stephen Miller, dinyatakan positif virus corona baru.
Gedung Putih pada hari Kamis mengumumkan seorang pelayan pribadi yang bekerja sama dengan Trump juga dinyatakan positif.
Trump mengatakan dia "memiliki sedikit kontak dengan orang ini," dan mengatakan dia telah diuji dua kali sejak Rabu dan hasilnya negatif.
Seorang pelayan pribadi adalah anggota unit militer elit dan sering bekerja sangat dekat dengan presiden dan keluarga pertama.
Trump menjalani tes pertamanya pada bulan Maret dan yang kedua pada bulan April - keduanya negatif. Tetapi berita terbaru mengungkapkan dia beresiko terkena virus, yang telah menginfeksi lebih dari 1,2 juta orang di seluruh Amerika Serika.
Lebih dari 77.000 pasien telah meninggal akibat virus di AS, dan menjadi negara paling terpukul oleh pandemi, menurut Universitas Johns Hopkins.