• Kesra

Pengangguran di Indonesia Didominasi Tamatan SMK

Eko Budhiarto | Rabu, 06/05/2020 02:15 WIB
Pengangguran di Indonesia Didominasi Tamatan SMK Ilustrasi Siswa Sekolah

Katakini.com - Pengangguran di Indonesia pada Februari 2020 masih didominasi sebagian besar dari lulusan Sekolah Menengah Kejuaran (SMK). Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, berjumlah 6,88 juta orang.

Disampaikan juga, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2020 sebesar 4,99 persen, membaik dari Februari 2019 yang sebesar 5,01 persen dan juga Februari 2018 sebesar 5,13 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan,  persentase lulusan SMK yang menganggur sebanyak 8,49 persen pada Februari 2020, namun menunjukkan tren menurun.

“Pada Februari 2018 lulusan SMK yang menanggur sebanyak 8,92 persen, kemudian pada Februari 2019 turun menjadi 8,63 persen, dan menjadi 8,49 persen pada Februari 2020,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa.

Untuk yang lulusan Sekolah Dasar (SD) memiliki persentase pengangguran terbuka terendah, yakni hanya 2,64 persen. Kemudian pengangguran lulusan SMP sebesar 5,02 persen, dan penganggruan lulusan SMA sebanyak 6,77 persen.

Pada tingkat pendidikan lebih tinggi, terdapat 6,76 persen lulusan Diploma I, II, dan III yang menganggur pada Februari 2020. “Untuk lulusan universitas yang menganggur pada Februari 2020 sebanyak 5,73 persen,” tambah dia.

Sementara itu, Suhariyanto menambahkan bila dilihat berasarkan asal daerah, maka jumlah pengangguran terbanyak berada di Provinsi Banten sebesar 8,01 persen yang meningkat dari Februari 2019 yang sebesar 7,58 persen.

“Bali menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka terendah yakni hanya 1,21 persen pada Februari 2020, sedikit bertambah dari Februari 2019 yang sebesar 1,19 persen,” ujar Suhariyanto.

Sumber: Anadolu Agency