Mauricio Pochettino (foto : ligalaga)
Katakini.com - Mauricio Pochettino berharap diberi kesempatan untuk kembali ke Tottenham. Bukan itu saja, ia pun berkeinginan menyelesaikan pekerjaan yang ia sempat mulai.
"Jauh di dalam dadaku, di jiwaku, di hatiku, aku yakin kita akan menyeberang lagi. Yang pasti, mulai sekarang sejak hari aku meninggalkan klub, mimpiku adalah suatu hari kembali dan mencoba dan menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai," kata Pochettino dilansir Soccerway.
"Mungkin dalam lima tahun, mungkin dalam 10 tahun, tetapi sebelum saya mati saya ingin mengelola Tottenham lagi dan mencoba, jika mungkin, untuk memenangkan satu gelar," tambah Mauricio Pochettino.
Selama lebih dari lima tahun ia bertugas di Spurs. Mantan pemain internasional Argentina itu memimpin mereka ke posisi empat teratas Liga Premier di semua musim. Namun, ia tidak dapat memberikan trofi selama waktunya di pucuk pimpinan.
Salah satu musim Pochettino sempat memimpin klasemen dan mencapai final Liga Champions tahun lalu. Tetapi, klub dimana ia berjuang berada di peringkat bawah klasemen seingga membuatnya dipecat pada November 2019.
Saat ini kendali di pegang oleh Jose Mourinho. Namun, Pochettino yakin bahwa ia akan bersatu kembali dengan Spurs dalam beberapa tahap dalam karirnya, mengakui klub tetap dalam di dalam hatinya.
"Itu adalah perjalanan luar biasa yang selesai dengan cara yang tentu saja tidak ada yang mau menyelesaikannya," kata Pochettino
"Kami sangat dekat untuk memenangkan trofi yang tepat. Liga Premier dan Liga Champions, kami sangat dekat. Kami berhenti dengan cara sekarang," tambahnya.
"Tentu saja saya berharap untuk terus maju dan saya sangat termotivasi untuk proyek berikutnya. Tetapi, jauh di lubuk hati, saya ingin suatu hari nanti kembali ke Spurs. Klub ini istimewa, para penggemar sangat istimewa,"jelasnya.