Teknologi Nodeflux
Katakini.com- Dunia sedang dihadapkan pada permasalahan kesehatan masyarakat yang sangat serius dengan merebaknya pandemi Covid-19 di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia.
Pada masa-masa yang sulit ini, Nodeflux mengapresiasi upaya Pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Kami juga ingin menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam atas gugurnya masyarakat dan petugas medis yang berada di garda terdepan penanganan pandemi ini.
Nodeflux sebagai perusahaan pengembang teknologi di bidang Kecerdasan Buatan (AI), meyakini bahwa teknologi memiliki peranan yang sangat strategis dan pada periode yang penuh tantangan ini.
"Pandemi telah membawa kami keluar dari zona nyaman, dan memikirkan solusi yang dapat memberikan manfaat kepada Pemerintah dan masyarakat. Hal tersebut merupakan wujud nyata komitmen Nodeflux sebagai pelaku usaha di bidang industri teknologi yang juga senantiasa mendukung penuh kebijakan Pemerintah”, ungkap Meidy sebagai CEO Nodeflux dalam siaran persnya.
Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah telah menghimbau masyarakat agar melaksanakan upaya preventif berupa Physical Distancing dan Social Distancing dimana beberapa daerah telah menindaklanjuti dengan terbitnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Dalam implementasi kebijakan tersebut, kami melihat adanya peran dan peluang implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI), dalam membantu Pemerintah melakukan monitoring, dan mengambil keputusan/tindakan berdasarkan data (data-driven decision making).
Sehingga proses pemantauan kebijakan tersebut dapat lebih efektif dan efisien. Guna membantu Pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran, Nodeflux telah mengembangkan solusi yang kami rangkum di https://covid19.nodeflux.io/
Komitmen Melalui Solusi Nodeflux meluncurkan berbagai solusi guna membantu mencegah penyebaran Covid-19 melalui solusi berbasis teknologi Al Computer Vision: Nodeflux Vision Alre yang mampu memantau mobilitas publik dengan lebih efektif dan efisien.
Dari pengamatan kami, beberapa daerah redzone di Jakarta masih terdapat mobilitas yang relatif tinggi, hal ini berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.
Nodeflux telah melakukan integrasi CCTV di wilayah DKI Jakarta sejak hari pertama diberlakukan PSBB (10/04). Teknologi yang kami kembangkan telah menjangkau hampir 1500 CCTV milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dapat diakses oleh publik dengan titik persebaran di seluruh area Jakarta (44 Kecamatan).
Dari hampir 1500 CCTV, sebanyak 90% melakukan video analitik kepadatan kendaraan (vehicle density) dan lebih dari 70% melakukan video analitik kepadatan masyarakat (people density), pada kawasan padat seperti Cakung, Cempaka Putih, Cilandak, dan Tanah Abang.
Solusi yang kami kembangkan guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain:
- Public Mobility Monitoring: Teknologi kami dapat mendeteksi & menghitung kepadatan manusia (people density) dan kendaraan (vehicle density) di area publik secara otomatis sebagai indikator adanya mobilitas masyarakat.
- Social Distance Monitoring: Teknologi kami dapat memantau dan memberi peringatan secara otomatis ketika mendeteksi adanya jarak antar manusia kurang dari 1 meter.
- Face-Mask Monitoring: Teknologi kami dapat memantau dan memberi peringatan secara otomatis ketika mendeteksi adanya manusia yang tidak mengenakan masker.
Di Nodeflux, kami percaya upaya kolaboratif antara Pemerintah dan pihak swasta dapat mendorong percepatan penanganan pandemi ini. Kami membuka peluang kerjasama dengan Pemerintah, Sistem Integrator, Developer dan mitra lain untuk ikut menekan penyebaran Covid-19 dengan memanfaatkan platform Nodeflux Vision Alre dengan mengunjungi https://covid19.nodeflux.io/.