Katakini.com - Sejak Selasa (14/4/2020) hingga Kamis (16/4/2020), tidak ada penambahan kasus positif covid-19 di Kota Bogor, Jawa Barat.
Jumlah kasus positif tetap berada di angka 58 kasus. Jumlah kasus dalam perawatan di rumah sakit juga tetap stabil pada 48 kasus.
"Dari data tersebut, ada 10 kasus positif meninggal dunia. Jumlah ini pun stabil sejak Jumat (10/4) lalu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, sebagai Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona dalam keterangannya Kamis (16/4/2020).
Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah keseluruhannya hingga Kamis ini, bertambah 10 pasien menjadi 129 pasien, dari sehari sebelumnya.
Dari jumlah 129 pasien tersebut, pasien yang dinyatakan selesai pengawasan atau sembuh bertambah satu pasien, sehingga seluruhnya menjadi 29 pasien. Kemudian, pasien yang meninggal dunia ada sebanyak 24 pasien, sehingga jumlah pasien dalam pengawasan di rumah sakit ada 77 pasien.
"Sebanyak 24 pasien yang meninggal masih berstatus PDP, karena hasil uji swab yang dilakukan sejak tiga pekan lalu, sudah dikirim ke Litbangkes Kemenkes, tapi sampai saat ini belum ada hasilnya, positif atau negatif," katanya.
Warga Kota Bogor yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya bertambah empat orang lagi menjadi 932 orang, pada Kamis ini. Jumlah ODP yang dinyatakan selesai pemantauan bertambah sembilan orang menjadi 564 orang.
"Jumlah ODP yang masih dalam pemantauan seluruhnya ada 368 orang," katanya.
Ada juga warga Kota Bogor yang berkategori orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 14 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan sembuh dan masih dalam pemantauan 13 orang.