• News

Pertumbuhan Ekonomi Sulit Dicapai, Jokowi: "Saya Bicara Apa Adanya"

Eko Budhiarto | Selasa, 14/04/2020 12:05 WIB

Katakini.com - Pandemi virus corona (covid-19) menggoyahkan sendi-sendi perekonomian Tanah Air. Pertumbuhan ekonomi 2020, yang sudah dicanangkan sebelumnya, bakal terkoreksi secara tajam.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di 2020 tidak akan bisa dicapai. Sebab, akan ada koreksi yang sangat tajam.

"Saya harus bicara apa adanya. Target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi akan terkoreksi cukup tajam," katanya, Selasa (14/4/2020).

Meski demikian, menurut Presiden, Ia hal ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Tapi terjadi juga di negara-negara lainnya.

"Hampir semua negara di dunia," tutur Jokowi.

Dari berbagai lembaga internasional, Jokowi mengatakan, seperti IMF, Bank Dunia, sudah memproyeksikan ekonomi global akan terjadi resesi.

"Hitungan terakhir yang saya terima tumbuh negatif. Ekonomi global tumbuh negatif 2,8% artinya tertarik 6%," tuturnya.

"Kita harus siapkan diri dengan berbagai skenario, tidak boleh pesimis dan tetap ikhtiar berusaha. Bekerja keras dalam upaya pemulihan kesehatan," kata Jokowi.