Katakini.com - Johns Hopkins University di Maryland menyebutkan, lebih dari setengah juta warga Amerika Serikat terinfeksi wabah Covid-19. Kemudian, ada 500.399 kasus yang dikonfirmasi di negara itu.
Selain itu, sebanyak 18.963 jiwa meninggal dunia, sementara 28.837 pasien sudah dinyatakan pulih. Kematian pertama dilaporkan pada 29 Februari di negara bagian Washington.
AS merupakan negara yang memiliki jumlah kasus paling banyak di dunia, sedangkan Italia mencatat kematian terbanyak yaitu 18.849 jiwa.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, dan telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Pandemi ini telah merenggut lebih dari 102.668 nyawa dan menginfeksi lebih dari 1,69 juta jiwa di seluruh dunia.
Menurut data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University, sebanyak 376.200 pasien sudah dinyatakan pulih sejauh ini.
Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia sudah mencapai 1.701.718 pada Sabtu. Sekitar 102.867 orang meninggal dunia karena virus itu dan 377.000 lainnya pulih.
Virus korona, atau yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali diidentifikasi di Wuhan, China, pada Desember lalu, dan telah menyebar ke 185 negara dan wilayah. (Anadolu)(Anadolu)